Pengabdian kepada Masyarakat dan Implementasi SDGs Politeknik Pelayaran Banten

Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Politeknik Pelayaran Banten menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Penyuluhan dan Pelatihan tentang Pencegahan dan Pencemaran Polusi di Laut (MARPOL) bagi Para Nelayan.” Kegiatan ini melibatkan masyarakat nelayan dari Desa Tanjung Anom dan Desa Marga Mulya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sebagai kelompok yang memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan laut sekaligus menjadi pengguna utama sumber daya pesisir.

Melalui kegiatan ini, masyarakat nelayan memperoleh pembekalan mengenai pentingnya perlindungan lingkungan laut, pemahaman terhadap ketentuan MARPOL (International Convention for the Prevention of Pollution from Ships), pengelolaan limbah di kapal, pencegahan pencemaran akibat sampah, minyak, maupun bahan berbahaya, serta penerapan praktik pelayaran dan penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat nelayan dalam menjaga kebersihan laut sebagai sumber kehidupan dan mata pencaharian mereka.

Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara Politeknik Pelayaran Banten, pemerintah daerah, dan masyarakat nelayan dalam mewujudkan pembangunan maritim yang berkelanjutan. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, masyarakat nelayan diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan pencemaran laut, sehingga ekosistem pesisir tetap terjaga dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan bagi generasi sekarang dan mendatang.

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini sekaligus mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas masyarakat, SDG 13 (Climate Action) melalui penguatan kesadaran terhadap perlindungan lingkungan, SDG 14 (Life Below Water) melalui upaya pencegahan pencemaran dan pelestarian ekosistem laut, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat nelayan dalam mewujudkan pembangunan maritim yang inklusif dan berkelanjutan.