AUDISI DUTA SDGs POLITEKNIK PELAYARAN BANTEN PERIODE 2026–2027 RESMI DIBUKA

AUDISI DUTA SDGs POLITEKNIK PELAYARAN BANTEN PERIODE 2026–2027 RESMI DIBUKA

AUDISI DUTA SDGs POLITEKNIK PELAYARAN BANTEN PERIODE 2026–2027 RESMI DIBUKA

*Raih kesempatan untuk membawa nama Politeknik Pelayaran Banten di tingkat provinsi dan nasional!*

Menjadi *Duta SDGs* bukan hanya tentang mengenakan selempang, tetapi tentang menjadi representasi kampus yang mampu menginspirasi, memimpin, dan menciptakan dampak nyata melalui aksi-aksi pembangunan berkelanjutan.

Jika kamu memiliki semangat untuk berkembang, peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, serta ingin berkontribusi lebih bagi kampus, inilah saatnya mengambil langkah pertama.

### 🌟 Mengapa Harus Menjadi Duta SDGs?

✅ Mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan public speaking.

✅ Memperluas jejaring dengan sivitas akademika, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas.

✅ Berkontribusi dalam berbagai program dan kegiatan SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten.

✅ Membangun pengalaman organisasi dan portofolio kepemimpinan.

✅ Berkesempatan mewakili Politeknik Pelayaran Banten dalam berbagai kegiatan sesuai program SDGs Center.

📅 *Periode Audisi*
31 Juli – 31 Agustus 2026

📍 *Lokasi Audisi*
Gedung SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten (P3M)

👨‍🎓 *Peserta*
Seluruh Cadet dan Mahasiswa/i Politeknik Pelayaran Banten.

### Kriteria Peserta

✔️ Peduli terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)
✔️ Komunikatif
✔️ Kreatif dan inovatif
✔️ Memiliki jiwa kepemimpinan
✔️ Siap menjadi agen perubahan

👤 *Narahubung*
* Ibu Datika
* Bapak Arul

*Perubahan besar selalu dimulai dari satu langkah berani.*

Mari menjadi bagian dari generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi maritim, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan, masyarakat, dan masa depan yang berkelanjutan.

*🌍 Berani Tampil. Berani Memimpin. Berani Memberi Dampak.*
*Saatnya kamu menjadi Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten Periode 2026–2027!* 💙💛

Direktur Poltekpel Banten Serahkan Piagam Penghargaan kepada Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten Periode 2025–2026

Direktur Poltekpel Banten Serahkan Piagam Penghargaan kepada Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten Periode 2025–2026

Direktur Poltekpel Banten Serahkan Piagam Penghargaan kepada Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten Periode 2025–2026

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) di lingkungan kampus, Direktur Politeknik Pelayaran Banten, Capt. Dedtri Anwar, S.E., M.M., didampingi Ketua SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten, Bapak Ade Mardani Putra, M.Sc., M.Mar., CBEc., menyerahkan piagam penghargaan kepada para Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten Periode 2025–2026 yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas komitmen, kepemimpinan, serta peran aktif para Duta SDGs dalam mengampanyekan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan edukasi, kampanye SDGs, pengabdian kepada masyarakat, dan program kolaboratif di tingkat provinsi dan nasional yang mendukung terwujudnya kampus maritim yang berkelanjutan.

Apresiasi diberikan kepada:

Silvia Rahma Zahira – Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten 2025–2026.

Mifftakhul Farkhan A. – Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten 2025–2026.

Wulan Aisyah Pratiwi – Runner Up I Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten 2025–2026.

Mahendra Nur Alif Pramuditya – Runner Up I Duta SDGs Politeknik Pelayaran Banten 2025–2026.

Direktur Politeknik Pelayaran Banten menyampaikan terima kasih atas dedikasi, semangat, dan kontribusi yang telah diberikan selama masa pengabdian. Diharapkan semangat kepemimpinan dan kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan yang telah ditunjukkan dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan. Semoga langkah dan kontribusi yang telah diukir menjadi inspirasi untuk terus menciptakan perubahan positif menuju masa depan maritim yang berkelanjutan. 🌍⚓

#PoltekpelBanten #SDGsCenter #DutaSDGs #SustainableDevelopmentGoals #GreenCampus #MaritimeEducation #SDG4 #SDG13 #SDG17 #PoliteknikPelayaranBanten

Pengabdian kepada Masyarakat dan Implementasi SDGs Politeknik Pelayaran Banten

Pengabdian kepada Masyarakat dan Implementasi SDGs Politeknik Pelayaran Banten

Pengabdian kepada Masyarakat dan Implementasi SDGs Politeknik Pelayaran Banten

Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Politeknik Pelayaran Banten menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Penyuluhan dan Pelatihan tentang Pencegahan dan Pencemaran Polusi di Laut (MARPOL) bagi Para Nelayan.” Kegiatan ini melibatkan masyarakat nelayan dari Desa Tanjung Anom dan Desa Marga Mulya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sebagai kelompok yang memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan laut sekaligus menjadi pengguna utama sumber daya pesisir.

Melalui kegiatan ini, masyarakat nelayan memperoleh pembekalan mengenai pentingnya perlindungan lingkungan laut, pemahaman terhadap ketentuan MARPOL (International Convention for the Prevention of Pollution from Ships), pengelolaan limbah di kapal, pencegahan pencemaran akibat sampah, minyak, maupun bahan berbahaya, serta penerapan praktik pelayaran dan penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat nelayan dalam menjaga kebersihan laut sebagai sumber kehidupan dan mata pencaharian mereka.

Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara Politeknik Pelayaran Banten, pemerintah daerah, dan masyarakat nelayan dalam mewujudkan pembangunan maritim yang berkelanjutan. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, masyarakat nelayan diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan pencemaran laut, sehingga ekosistem pesisir tetap terjaga dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan bagi generasi sekarang dan mendatang.

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini sekaligus mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas masyarakat, SDG 13 (Climate Action) melalui penguatan kesadaran terhadap perlindungan lingkungan, SDG 14 (Life Below Water) melalui upaya pencegahan pencemaran dan pelestarian ekosistem laut, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat nelayan dalam mewujudkan pembangunan maritim yang inklusif dan berkelanjutan.

Politeknik Pelayaran Banten, (Indonesia) dan Tiga Institusi Maritim Asia Terlibat dalam Proyek Penelitian Bersama World Maritime University, Swedia

Politeknik Pelayaran Banten, (Indonesia) dan Tiga Institusi Maritim Asia Terlibat dalam Proyek Penelitian Bersama World Maritime University, Swedia

“Politeknik Pelayaran Banten, (Indonesia) dan Tiga Institusi Maritim Asia Terlibat dalam Proyek Penelitian Bersama World Maritime University, Swedia”

Menanggapi meningkatnya kasus penelantaran awak kapal (seafarer abandonment) yang dilaporkan secara global, World Maritime University (WMU) meluncurkan sebuah inisiatif penelitian berskala besar berjudul “Seafarer Abandonment: A Focused Investigation into Regulatory Implementation.”

Penelitian ini didanai oleh The TK Foundation, The ITF Seafarers’ Trust, dan The Seafarers’ Charity. Fokus utama penelitian adalah mengkaji bagaimana perlindungan internasional yang telah ada, khususnya yang diatur dalam Maritime Labour Convention, 2006 (MLC, 2006), diterapkan di negara bendera kapal, negara pelabuhan, dan negara pemasok tenaga kerja maritim.

Data tahun 2024 menunjukkan terdapat 312 kasus penelantaran awak kapal yang melibatkan lebih dari 3.100 pelaut. Jumlah tersebut meningkat sekitar 87 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, laporan terbaru dari basis data bersama IMO/ILO menunjukkan peningkatan lanjutan pada tahun 2025 dengan ratusan kasus baru yang berdampak terhadap ribuan pelaut di seluruh dunia.

Penelitian ini juga akan mengeksplorasi pengalaman nyata para awak kapal yang ditelantarkan beserta keluarganya, termasuk dampak sosial, ekonomi, psikologis, dan kesehatan yang mereka alami akibat penelantaran.

Presiden World Maritime University (WMU), Professor Maximo Q. Mejia Jr., menyampaikan bahwa penelantaran awak kapal merupakan persoalan kompleks dan memprihatinkan yang berdampak langsung terhadap para pekerja utama di sektor pelayaran dan keluarganya. Menurutnya, meningkatnya kasus penelantaran menunjukkan perlunya kerangka hukum yang lebih kuat serta implementasi perlindungan yang lebih efektif bagi pelaut.

Dalam proyek penelitian internasional ini, WMU bekerja sama dengan empat institusi pendidikan maritim di Asia, yaitu Dalian Maritime University (Tiongkok), Indian Maritime University (India), Maritime Academy of Asia and the Pacific (Filipina), serta Politeknik Pelayaran Banten (Indonesia).

Keterlibatan Politeknik Pelayaran Banten yang menjadi wakil Indonesia dalam penelitian global ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung pengembangan riset maritim internasional, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan tenaga kerja maritim, kesejahteraan pelaut, serta penguatan tata kelola maritim yang berkelanjutan.Direktur Politeknik Pelayaran Banten Capt. Dedtri Anwar, SE, MM menyatakan bahwa Para Dosen Peneliti di Politeknik Pelayaran Banten siap berjejaring dalam menghasilkan penelitian yang berdampak terhadap industri maritim global.

Dukungan serupa juga diberikan oleh Kepala BPSDM Perhubungan Bapak Suharto bahwa Politeknik Pelayaran Banten merupakan Maritime Education Training (MET) pertama di Indonesia yang dipilih dan dipercaya oleh WMU untuk terlibat sebagai partner research di Indonesia dan ini merupakan sejarah baru bagi BPSDM Perhubungan.

World Maritime University, Swedia merupakan Universitas maritim terbaik didunia dan memiliki reputasi yang berdampak terhadap hasil penelitian dalam industri maritim dan berada dalam naungan International Maritime Organization (IMO) dan yang merupakan agency dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi maritim internasional, penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi berbasis bukti guna memperkuat implementasi regulasi internasional serta meningkatkan perlindungan dan hak-hak pelaut di seluruh dunia.

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI PENERIMAAN  CALON TARUNA  PROGRAM  DIPLOMA  III  DAN DP-III PEMBENTUKAN MANDIRI GELOMBANG I  POLITEKNIK PELAYARAN BANTEN TAHUN DIKLAT  2026/2027

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI PENERIMAAN CALON TARUNA PROGRAM DIPLOMA III DAN DP-III PEMBENTUKAN MANDIRI GELOMBANG I POLITEKNIK PELAYARAN BANTEN TAHUN DIKLAT 2026/2027

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI PENERIMAAN CALON TARUNA PROGRAM DIPLOMA III DAN DP-III PEMBENTUKAN MANDIRI GELOMBANG I POLITEKNIK PELAYARAN BANTEN TAHUN DIKLAT 2026/2027

Diumumkan kepada  Peserta Seleksi  Calon  Taruna  Program Diploma   Ill    dan  DP-Ill    Pembentukan  Politeknik Pelayaran   Banten  Tahun  Diklat 2026/2027  bahwa Pengumuman  Kelulusan   Seleksi  Calon  Taruna  Gelombang I Politeknik Pelayaran Banten Tahun Diklat 2026/2027

Untuk informasi lengkap silahkan download pengumuman berikut.