Pemenang Pemilihan & Penganugerahan Duta SDGs Kampus Indonesia 2022

Pemenang Pemilihan & Penganugerahan Duta SDGs Kampus Indonesia 2022

🍃🌱Daftar Pemenang Pemilihan & Penganugerahan Duta SDGs Kampus Indonesia 2022🌿.
🎊🎉Dalam Rangkaian SDGs Annual Conference 2022, Golden Ballroom the Hotel Sultan Jakarta.🎊🎉

KATEGORI INSPIRASI ;

  • Universitas Padjajaran
    KATEGORI IMPLEMENTASI ;
  • Politeknik Pelayaran Banten ⚓
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Jember
    KATEGORI SOSIALISASI :
  • Institut Teknologi Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh November
  • Universitas Trisakti
    KATEGORI INOVASI :
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Bengkulu
  • Universitas Muhamaddiyah Yogyakarta
    KATEGORI APREASIASI
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Bandar Lampung
  • Universitas Andalas
  • Universitas Gorontalo
  • Universitas Islam Riau
  • Universitas Mataram

    Selamat Bertugas Para Duta SDGs Kampus Indonesia Periode 2022-2024, Jadilah Role Model Bagi Percepatan Aksi SDGs Pada Generasi Muda.
    SDGs Membutuhkan Aksi dalam Mengimplementasikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) 2030. Kita memasuki Dekade Aksi Mari Lakukan Aksi Percepatan SDGs melalui Kolaborasi.
Selamat Juga kepada Civitas Akademika Politeknik Pelayaran Banten Atas Capaian Prestasi Tertinggi di Tingkat Nasional yang membanggakan PEMENANG Kategori Bergensi ” IMPLEMENTASI” 🌱 Aksi nyata dalam mendukung pencapaian SDGs khususnya di sektor Pendidikan, Kelautan dan Maritim. Perguruan Tinggi Kedinasan Pertama di Indonesia yang memenangkan Gelar DUTA Kampus SDGs Indonesia Kategori “IMPLEMENTASI”
SDGs Action ! Congratulations 🎉 We dit it ! ⚓
SUSTAINABILITY REPORT 2021 SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs)

SUSTAINABILITY REPORT 2021 SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs)

SUSTAINABILITY REPORT 2021 SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs)

Tujuan  Pembangunan  Berkelanjutan (TPB)/Sustanaible  Development  Goals (SDGs)  atau  Agenda  2030 dideklarasikan  pada  tanggal  25 September  2015,  bertepatan  dengan berlangsungnya  United  Nations  General Assembly (UNGA) di Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa,  New  York  Amerika Serikat.

Pelaksanaan  Tujuan  Pembangunan  Berkelanjutan  (TPB/SDGs)  telah memasuki  akhir  tahun  kelima  atau  di  tingkat  global  di  sebut  memasuki periode  “  Decade  of  Action”.  Bagi  Indonesia  momentum  ini  juga merupakan  waktu  untuk  evaluasi  pelaksanaan  lima  tahun  pertama  dan perencanaan  untuk  lima  tahun  berikutnya  yang  akan  di  tuangkan  pada dokumen  Rencana  Aksi  (TPB/SDGs)  yang  sejalan  dengan  RPJMN  2020- 2024.Sejalan  dengan  hal  tersebut  SDGs  Center  Politeknik  Pelayaran  Banten (P2B) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan dibawah naungan Badan  Pengembangan  Sumber  Daya  Manusia  Perhubungan, Kementerian  Perhubungan  Republik  Indonesia,  turut  berperan  aktif dalam  mendukung,  mensukseskan  pelaksanaan  pencapaian  program TPB/SDGs  di  Indonesia  dari  ruang  lingkup  Akademisi.  Selain  itu, sebagai  salah  satu  pelopor  perguruan  tinggi  kedinasan  di  bawah Kementerian/Lembaga  di  Indonesia  yang  terdapat  SDGs  Center  di Institusi  pendidikannya,  kehadiran  SDGs  Center  Politeknik  Pelayaran Banten  di  harapkan  dapat  menjadi  motor  penggerak  bagi  perguruan tinggi  kedinasan  lainnya  untuk  berkontribusi  dalam  aksi  global  sebagai upaya

Link download :

https://drive.google.com/file/d/1jM_yBizi3jY6Rkn9SAjQFW4sKaCAb8Sz/view?usp=sharing

BAPPENAS dan UNDP Apresiasi Peresmian  SDGs Center Sekolah Kedinasan Pertama Indonesia di  Politeknik Pelayaran Banten

BAPPENAS dan UNDP Apresiasi Peresmian SDGs Center Sekolah Kedinasan Pertama Indonesia di Politeknik Pelayaran Banten

Politeknik Pelayaran Banten resmikan Sustainable Development Goals Center (SDGs Center) pertama di Indonesia untuk sekolah kedinasan. Acara ini digelar secara hybrid pada Senin, 25 Juli 2022 di Grand Ballroom Swiss-Bellin Kemayoran Jakarta Utara bersamaan dengan disiarkan di platform digital zoom dan live Youtube.

Peresmian dihadiri oleh Dr. Vivi Yulaswati, M.Sc. – Kepala Sekretariat Nasional SDGs dan Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ BAPPENAS), Noam Lazuardy – Koordinator Pembangunan Berkelanjutan & Perubahan Iklim, Kementerian Luar Negeri, Djoko Sasono – Kepala Badan Pengebangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Satya S. Tripathi – Sekretaris Jenderal, Global Alliance for Sustainable Planet, Zulazmi – Penasihat Utama GIZ, Juliaty ansye Sopacua, PhD – Penasihat Teknis SDGs United Nations Development Programme.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. Dideklarasikan pada tanggal 25 September 2015, bertepatan dengan berlangsungnya United Nations General Assembly (UNGA) di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York Amerika Serikat. TPB/SDGs berisi 17 Tujuan dan 169 Target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. SDGs/TPB diberlakukan dengan prinsip-prinsip universal, integrasi dan inklusif untuk meyakinkan bahwa tidak akan ada seorang pun yang terlewatkan atau “No-one Left Behind” “Sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi maritim yang unggul yang berstandar Internasional, Politeknik Pelayaran Banten (P2B) berkomitmen mendukung TPB/SDGs 2030 di Indonesia, sekaligus menjadi katalisator bagi perguruan tinggi kedinasan lain untuk turut menyukseskan TPB/SDGs di Indonesia. SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten telah diakui eksistensinya oleh SDGs Nasional Kementerian PPN/Bappenas dengan telah bergabungnya dalam Daftar 30 SDGs Center/Network/Hub di Perguruan Tinggi Terkemuka di Seluruh Indonesia dan menjadi pelopor pertama Perguruan Tinggi Kedinasan dibawah Kementerian yang memiliki SDGs Center di Institusi Pendidikannya. SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten siap berkontribusi secara aktif dan berkomitmen  untuk mendukung pencapaian TPB/SDGs di Indonesia khususnya dalam Bidang Maritim” ungkap Heru Widada, M.M Direktur Politeknik Pelayaran Banten dalam pidato pembukaannya. Pemaparan data rencana capaian  SDGs Center, Roadmap dan Renstra Politeknik Pelayaran Banten turut disampaikan dalam acara ini.

WORLD OCEANS DAY 2021

WORLD OCEANS DAY 2021

Sustainaible Ocean LIVELIHOODS are critical to our survival.
Everyone has role to play in ecosystem and restoration. Each of us can make a difference.
Therefore, our role is essential to protect the marine environment. There are millions ecosystem life under water.
Plastic is one biggest problems for our oceans, threat the marine biodiversity. We have to take action! Together.
As one of Maritime Education Training in Indonesia🇮🇩, under the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.
Banten Merchant Marine Polytechnic⚓ (P2B) continously and concern to improve the quality of education and protect the marine environment.
We encourage all of us do not throw plastic trash into the oceans.
Oceans is our future
Oceans is a part of our life
Let’s together with us to celebrate World Oceans Day with small action with big impact to our oceans.
Nothing is impossible ! We are agents of changes with global impact to the marine environmeent.
Jangan buang sampah plastik kelautan! Ayo kita lindungi lautan kita dan jutaan ekosistem didalamnya kita semua adalah agen perubahan bagi dunia.
GENERATION RESTORATION.
@unitednations
@imo_hq
@unworldoceansday
@oceanic.global
@sdgs_indonesia
@sdgaction
@politeknikpelayaranbanten
@kemenhub151
@theglobalgoals

Batas Kandungan Sulfur untuk lingkungan Laut

Batas Kandungan Sulfur untuk lingkungan Laut

Sobat SDGs P2B
IMO melalui pertemuan ke -72 Komite Perlindungan Lingkungan Laut (MEPC) yang digelar di London pada 9-13 April 2018, menetapkan batas atas kandungan sulfur dalam bunker sebesar 0.5 persen akan diberlakukan mulai 1 Januari 2020. Bunker adalah istilah bahan bakar dalam dunia pelayaran.
Kebijakan ini secara signifikan akan mengurangi jumlah sulfur oksida yang berasal dari emisi kapal. Memberi dampak positif yang besar bagi kesehatan dan lingkungan, khususnya bagi penduduk yang tinggal di dekat pelabuhan dan pantai.
setiap kapal harus memperoleh Sertifikat IAPP (International Air Pollution Prevention) yang diterbitkan oleh Negara Bendera. Sertifikat IAPP ini menyatakan bahwa sebuah kapal sudah menggunakan BBM yang berkadar sulfur maksimal 0.5 persen. Informasi kadar sulfur dibuktikan dari nota kualitas BBM yang diperoleh dari suplier BBM saat pengisian.
Pelabuhan dan negara pantai dapat menggunakan mekanisme Port State Control (PSC) untuk memverifikasi bahwa kapal sudah memenuhi IMO 0.5% Shulphur Cap tersebut atau tidak. Negara pelabuhan dan negara pantai juga bisa menerapkan strategi pengawasan tertentu untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran.
Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa setiap kapal baik kapal berbendera Indonesia maupun kapal asing yang beroperasi di perairan Indonesia wajib menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur senilai maksimal 0,5 % m/m, mulai 1 Januari 2020.
Hal tersebut diperkuat  dengan dikeluarkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. SE.35 Tahun 2019 tanggal 18 Oktober 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Bahan Bakar Low Sulphur dan Larangan Mengangkut atau Membawa Bahan Bakar yang tidak Memenuhi Persyaratan serta Pengelolaan Limbah Hasil Resirkulasi Gas Buang dari Kapal.
Adapun kewajiban menggunakan low sulphurtersebut menunjuk pada aturan International Convention for the Prevention of Pollution from Ships (MARPOL Convention) Annex VI Regulation 14, IMO Resolution Marine Environment Protection Committee (MEPC) 307(73) : 2018 Guidelines for the Discharge of Exhaust Gas Recirculation (EGR) Bleed-Off Water. Langkah IMO ini juga sebagai tindakan konkrit dalam mensukseskan program SDGs khususnya dalam pencegahan pencemaran lingkungan laut dari polusi udara.

Kegiatan Dukungan SGDs

Kegiatan Dukungan SGDs

            Sebagai bentuk dukungan dan kontribusi Politeknik Pelayaran Banten (P2B) dalam berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan (SDGs) maka tim dari P2B SDGs Center melakukan kunjungan ke Sekretariat SDGs Nasional. Tim pusat penelitian dan Pengembangan P2B yang terdiri dari Bapak Putra Ade Mardani, M.Sc, Aji Ludro M.MTr, Antaris Fahrisani M.Si dan Ibu Susi Madgalena M.Si disambut hangat oleh Perwakilan dari Sekretariat SDGsN Bapak Fadlan.

            Dalam kesempatan tersebut dibahas upaya-upaya P2Bbappenas sebagai Perwakilan SDGs ini merupakan hal baru di Politeknik Pelayaran Banten tetapi nilai-nilai SDGs sejatinya sudah lama melekat dalam kegiatan-kegiatan di Institusi seperti penanaman mangrove, membersihkan pantai (SDGs no 14 kehidupan Ekosistem Lautan), penanaman pohon-pohon dilingkungan kampus (Goal 13 Perubahan Iklim), adanya kesempatan bagi para pelaut wanita untuk sejajar mendapatkan kesempatan menjadi pelaut seperti pelaut pria (Goal 5 kesetaraan Gender), serta adanya peningkatan kualitas mutu kependidikan kepelautan (Goal no 4) dampak positif dari kualitas pendidikan secara langsung dapat membantu kesuksesan (Goal no 1 dalam mengurangi angka kemiskinan) lulusan pelaut di P2B dibekali kemampuan dan keahlian dan mampu bersaing di kancah Nasional maupun Internasional dengan point tersebut para lulusan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupmya dengan masa depan yang baik.

            Jika nanti sudah resmi berdiri dan disahkan oleh SK dari kementrian PPN/Bappenas maka P2B SDGs Center di lembaga Perguruan Tinggi Kedinasaan. Ayo sobat P2B kita dukung dan wujudkan berdirinya SDGs Center di Politeknik Pelayaran Banten (P2B).